Prabowo: Sebagai Mantan Prajurit, Tak Rela Lihat Rakyat Masih Susah
Foto:
Prabowo hadiri Haul Mbah Priuk. (Dok Gerindra/detikcom)
Garut - Calon
Presiden Prabowo Subianto menyatakan sebenarnya ingin pensiun dari dunia
politik. Namun niatan tersebut urung, karena dirinya melihat masih banyak
terjadi kesenjangan sosial dan ekonomi, terlebih rakyat miskin di Indonesia
saat ini terus bertambah.
Menurutnya, sebagai mantan prajurit yang pernah ikut berperang dalam menjaga keutuhan NKRI, Ketua Umum Partai Gerindra ini mengaku tak rela jika rakyat Indonesia masih belum sejahtera.
"Saya mantan prajurit, saya berjuang di depan, saya tidak rela melihat rakyat masih susah. Ingat kita berjuang untuk anak cucu kita, kita berjuang untuk masa depan bangsa," kata Prabowo dalam acara 'Prabowo Menyapa' di Graha Intan Balarea, Garut, Sabtu (17/11/2018).
Dikatakannya, seringkali ungkapan dari tekad kuat dan ketegasan yang ia miliki, dia sering dituduh mudah marah-marah di depan publik.
Menurutnya, sebagai mantan prajurit yang pernah ikut berperang dalam menjaga keutuhan NKRI, Ketua Umum Partai Gerindra ini mengaku tak rela jika rakyat Indonesia masih belum sejahtera.
"Saya mantan prajurit, saya berjuang di depan, saya tidak rela melihat rakyat masih susah. Ingat kita berjuang untuk anak cucu kita, kita berjuang untuk masa depan bangsa," kata Prabowo dalam acara 'Prabowo Menyapa' di Graha Intan Balarea, Garut, Sabtu (17/11/2018).
Dikatakannya, seringkali ungkapan dari tekad kuat dan ketegasan yang ia miliki, dia sering dituduh mudah marah-marah di depan publik.
"Nanti prabowo kalau tegas dibilang marah-marah.
Politik dibikin santai dan sejuk. Jangan dibilang suara keras marah-marah dari
sononya suara sudah keras. Kalau tentara harus tegas, masak komando pasukan
lemah gemulai," tegasnya.
Untuk memenangkan Pilpres 2019 mendatang, Prabowo pun menyerukan kepada seluruh pendukungnya untuk menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pasalnya kata dia, banyak pemilih yang gaib berseliweran dan bisa masuk mencoblos.
Untuk memenangkan Pilpres 2019 mendatang, Prabowo pun menyerukan kepada seluruh pendukungnya untuk menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS). Pasalnya kata dia, banyak pemilih yang gaib berseliweran dan bisa masuk mencoblos.
"Yang penting kita harus kerja
keras dan jaga suara, karena kebiasan orang-orang kita suara juga dicolong. Ada
satu orang nyoblos 32 kali," tandasnya.
